Marketing Jalur Kontroversi, Dibalik Kisruh Transportasi


Sebuah rumah produksi film mengangkat sebuah film abal-abal: menculik mieayam. Mieayam, seorang artis mesum dari Jepang didatangkan hanya sekedar untuk bermain beberapa scene adegan drama komedi.

Kontroversi terjadi, para pejuang moral pun protes, semua kanal pemberitaan sibuk memberitakan kontroversi ini. Tapi yang kita lupa, kepengetahuan publik akan film ini jadi meningkat. Awareness terbentuk.

Dewi Risik dan Hulia Fere sibuk bertengkar di media nasional. Keduanya adalah artis yang kontroversial. Infotainment kemudian meliput mereka, memberitakan pertengkaran mereka, mengabadikan gambar demi gambar yang dapat diambil. Yang kita lupa, keduanya memanfaatkan kontroversi tersebut untuk terkenal dan makin mahal. Jebakan Batman.

Itulah yang terjadi di negeri khayangan.

***

Hari ini di Indonesia, tepatnya di ibukota Jakarta, sahabat-sahabat Taxi BlueBird mengamuk ke teman-teman Taxi berbasis aplikasi online. Jakarta sepi, jalanan macet, ibukota sedikit mencekam.

TV dan sosmed kemudian menyajikan pertengkaran ini. Para driver kemudian melakukan sweeping atas taksi mereka sendiri. "Hayuk kita mogok, demi kebersamaan".

Disisi yang lain, taksi Uber yang diprotes, ternyata menaikkan insentif 2x dari biasanya. Driver UBER malah merajalela di pinggiran Jakarta. Semuanya menyambut hari baik: hari insentif ganda. Horeeee....

***

Saya sebenarnya merenung, kejadian hari ini sebenarnya menguntungkan siapa?

Bluebird harus malu dengan citra premanisme supirnya. Hari Rabu, semua bluebird gratis. Ke semua tempat. Begitu isi linimasa hari ini. Begitu kata manajemen Taxi warna telur asin ini.

Lalu kemudian orang-orang mulai penasaran, apa yang pendemo ini ributkan. Mereka bertanya tentang apa ini semua. Apa itu Taxi Aplikasi. Apa itu Grab Taxi. Apa itu Uber Taxi. Semua penasaran dan akhirnya download aplikasi, lalu kemudian mencoba jasanya.

***

1 slot iklan di TV itu 30 detik. Anda harus membayarnya dengan kisaran 10 sd 40 juta rupiah per slotnya. Tergantung Anda pasang iklan di TV mana dan jam berapa.

Uber Taxi dan Grab Taxi sedang dibicarakan di TV-TV. Mereka dibicarakan di talkshow-talkshow news, wawancara tokoh, liputan berita bahkan ulasan khusus

Tak kalah juga di linimasa sosial media, Uber dan Grab kemudian menjadi trending yang terus memiral tanpa jeda.

Jika Saya mencoba menebak-nebak nilai iklan yang ekivalen dengan kontroversi ini, kemungkinan Uber dan Grab telah mendapatkan VALUE iklan gratis senilai ratusan miliar rupiah.

Iklan ini dibintangi oleh para "artis" pendemo yang menghadang taxi, membawa parang, menurunkan ibu-ibu dengan bayinya. Iklan ini juga telah menelan property mulai dari pengrusakan mobil, motor, dan instalasi publik lainnya.

Saya cuma sedikit miris dan geli juga melihat apa yang terjadi hari ini. Di tengah 3 meeting penting yang harus saya jalani hari ini, sebuah marketing dahsyat terjadi hari ini.

Semoga hal ini jadi pelajaran untuk semua. Jika kita harus memulai kontroversi, mari kita tanya dalam hati terdalam: "Siapa pihak yang akan diuntungkan?"

Rendy Saputra
CEO KekeGroup, Tukang Jual Baju Muslim
Jadi Agen hubungi 082221113760

0 Response to " Marketing Jalur Kontroversi, Dibalik Kisruh Transportasi"

Posting Komentar