AHOK "MELAWAN" TUHAN


"AHOK MELAWAN TUHAN"

by Arda Chandra

Saya lihat masih ada orang yang membela omongan Ahok ini dengan alasan harus melihat konteks pembicaraannya secara utuh.

Untuk menjelaskan bagaimana jalan pikiran beliau sampai mengeluarkan pernyataan ini kita memang harus mengamati ucapan secara keseluruhan.

Ucapan lengkapnya adalah: "Kalau Tuhan ngaco saja gua lawan, makanya Tuhan tidak mungkin ngaco, kalau ngaco pasti bukan Tuhan...".

Ini disampaikannya dalam konteks pro-kontra tentang tuduhan pihak lawan politiknya tentang kasus sumber waras yang berdasarkan audit BPK, Ahok lalu membantah tuduhan dengan menyalahkan penuduh dan BPK (dengan mengatakan yang melakukan audit adalah "oknum").

Jadi bisa dilihat konteksnya bahwa kebenaran menurut Ahok adalah yang sesuai dengan apa yang dia yakini benar, sehingga kalau menyatakan kalimat 'kalau Tuhan ngaco saja saya lawan' menunjukkan aturan Tuhan yang tidak sesuai dengan keyakinannya tentang kebenaran akan dia lawan, karena dia tidak mengakui bahwa itu adalah Tuhan.

Makanya dalam kebenaran yang dipakai Ahok, legalisasi prostitusi dibolehkan atas dasar kepentingan ekonomi dan pengendalian penyakit kelamin, peredaran minuman keras diijinkan untuk kepentingan turisme, menyebarkan kondom buat para remaja dibolehkan demi mengendalikan kehamilan diluar nikah.

Barangkali akan ada lagi ide-ide berikutnya yang tidak sejalan dengan ajaran Islam.

Menurut Ahok beberapa tahun lalu memang dia mengatakan : "Kitab suci hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, sehingga lebih tepat untuk patuh kepada kitab konstitusi". "Kita tidak boleh taat pada ayat suci. Kita taat pada ayat-ayat konstitusi,", alih-alih mau memasukkan nilai-nilai moralitas ajaran agama kedalam konstitusi, malah ingin 'melokalisir'nya menjadi hanya sebatas urusan pribadi.

Sekali lagi untuk anda yang beragama Islam dan peduli dengan nilai-nilai agama anda (sekalipun mungkin sama seperti saya, bukan merupakan Muslim yang sempurna): "Apakah anda akan memilih pemimpin seperti ini..?"

Jangan terkesima dengan segala prestasi yang dilakukan Ahok karena hal tersebut juga bisa dilakukan oleh pemimpin yang lain, bahkan dengan cara yang lebih baik, termasuk tidak meninggalkan nilai-nilai ke-Islam-an.

Allah sudah memberikan peringatan soal memilih pemimpin dan juga melalui banyak penafsiran jumhur ulama, semua itu bukanlah ajaran yang sia-sia sehingga harus diabaikan..

0 Response to " AHOK "MELAWAN" TUHAN"

Posting Komentar