Tolak Kedatangan Ahok, Guru Ngaji Penjaringan Babak Belur

Demonstrasi warga yang menolak Gubernur DKI Basuki Tjatjaha Purnama atau Ahok di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (23/6), berujung ricuh setelah aparat diterjunkan.

Sejumlah warga berang melihat sejumlah kepolisian berupaya menghadang warga yang mencoba merengsek masuk ke lokasi peresmian RPTRA Penjaringan Indah Tahap II, yang diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Ahok.

Salah satu warga yang menjadi korban bentrok demonstran dengan aparat adalah ustadz Herman, guru ngaji, warga Penjaringan, yang babak belur.

Berikut dituturkan oleh FPI melalui akun twitternya:

1. Sebelumnya maaf jika foto2 berikut ini
ganggu Anda. Ini adlh foto Ustadz Herman, guru ngaji, warga Penjaringan.

2. Ust Herman adlh warga yg ikut tolak kedatangan Ahok di Penjaringan sore tadi. Namun nahas, ia jadi korban anarkisme aparat yg over acting.

3. Bibirnya robek krn kena pukulan benda tumpul milik aparat Pengawal Ahok. Beliau lgsg dilarikan ke RS.

4. Saat ini Ust. Herman sedang ditangani beberapa pengurus FPI DKI. Kabar terakhir, bibirnya harus dijahit.

5. Kami mengetuk Anda, para dermawan yg ingin bantu ringankan penderitaan Ust. Herman. Anda bisa kirim donasi ke Rekening Bendahara FPI DKI.

6. Kirimkan donasi Anda ke Rekening DPD FPI DKI atas nama AMINULLAH Bank Syari'ah Mandiri No Rek 7099900808.

7. Donasi Anda akan kami salurkan utk kebutuhan dan keperluan Ust. Herman. Baik utk pengobatan, perawatan maupun kebutuhan lainnya.

8. Aksi Ust. Herman & warga Jakarta Utara tadi adl wujud perlawanan rakyat atas kezaliman penguasa. Mereka memilih melawan bukan diam.

9. Sekali lagi, Anda yg ingin bantu ringankan penderitaan Ust Herman, bisa donasi ke Bank Syari'ah Mandiri No Rek 7099900808 an. AMINULLAH.

0 Response to "Tolak Kedatangan Ahok, Guru Ngaji Penjaringan Babak Belur"

Posting Komentar