Panik, Tim Kampanye Ahok "Jualan Agama" Mengaku Muslim untuk Cari Dukungan


Ahok dan timnya mulai panik. Berbagai cara dilakukan oleh tim kampanye Ahok untuk menarik simpati warga DKI Jakarta yang beragama Islam dengan mengaku dirinya seorang Muslim.

Tagline yang digunakan oleh tim kampanye Ahok adalah dengan nama “SAYA MUSLIM, SAYA DUKUNG AHOK”. Bahkan untuk meyakinkan, para tim kampanye Ahok ini sengaja mengenakan jilbab.

Pengamat sosial Eko Setiawan melihat bahwa cara-cara Tim Kampanye Ahok dengan mengaku Muslim sebenarnya memperlihatkan kelemahan mereka sendiri. Mereka nampak terlihat sangat panik dan seakan mengetahui bahwa warga Muslim Jakarta tidak mau memilih Ahok.

"Ini contoh kampanye panik dari timnya Ahok, mereka juga inkonsisten, bilang jangan bawa-bawa agama, namun mereka justru jualan agama," ujar Eko kepada Islamedia, Jum’at (11/3/2016).

Lebih lanjut Eko menegaskan bahwa masyarakat DKI Jakarta itu sudah cerdas dan tidak mudah tertipu oleh propaganda murahan. Sangat mudah mengaku dirinya Muslim dan membawa tulisan itu.

Sebelumnya, beredar video Youtube khotbah dari Prof. Jacob Elfinus (JE) Sahetapy yang menyatakan dukungan gereja untuk Ahok, bahkan bukan saja merebut posisi Gubernur DKI tapi mengincar posisi Presiden RI.

Di gereja-gereja mereka serukan Nasrani memilih harus sesuai agamanya, sementara muslim didoktrin "gak harus muslim, yang penting nggak korupsi".



Waspada! Umat Islam jangan mau diadudomba untuk kepentingan orang kafir.

"Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya." (QS Ali Imran: 54)

Jangan gadaikan aqidah dan akhirat kita.

0 Response to " Panik, Tim Kampanye Ahok "Jualan Agama" Mengaku Muslim untuk Cari Dukungan"

Posting Komentar