Menengok untung-rugi anjlok parahnya mata uang dunia terhadap USD

Rabu, 10 Februari 2016 06:02
dolar AS.

Nilai tukar mata uang sejumlah negara di dunia anjlok parah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Rubel Rusia dan Peso Meksiko bahkan sempat menyentuh level terendah sepanjang masa. Sedangkan mata uang Kolombia, Argentina dan Brasil anjlok 28 persen dalam waktu 12 bulan terakhir.
Pelemahan nilai tukar sering disebut sebagai tanda perlambatan ekonomi. Hal ini terbukti, di mana China mencatat pertumbuhan terburuk dalam seperempat abad terakhir. Sedangkan Brasil kembali masuk dalam resesi terpanjang sejak 1930-an. Nilai tukar kedua negara juga anjlok parah beberapa waktu lalu.
Pergerakan nilai tukar sebenarnya tak selalu berdampak buruk. Pelemahan mata uang menciptakan peluang dan tantangan bagi suatu negara. Ketika nilai tukar melemah, itu akan membuat produk ekspor lebih murah dan menjadi menarik bagi pembeli asing.
Saat bersamaan, produk impor akan semakin mahal dan ini bisa dimanfaatkan pemangku kepentingan untuk mendorong penduduk setempat untuk membeli produk buatan dalam negeri.
Beberapa negara dan perusahaan meraup untung dari pelemahan nilai tukar mata uang negaranya, namun sebagian harus menelan kerugian parah.
Berikut ulasan untung-rugi anjloknya mata uang global terhadap USD seperti dikutip dari CNN, Rabu (10/2):

0 Response to "Menengok untung-rugi anjlok parahnya mata uang dunia terhadap USD"

Posting Komentar