Pil Pahit Akibat Salah Pilih Presiden , PHK Massal Sambangi Bekasi

January 27, 2016


phk massal di bekasi
 – Ribuan pekerja pribumi dari sepuluh perusahaan yang ada di Kota Bekasi terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Rata-rata satu perusahaan memberhentikan 50 hingga 100 pekerjanya. Ketua Asosiasi Pengusah Indonesia (Apindo) Kota Bekasi, Purnomo mengatakan, sejak Januari sampai September 2015, kurang lebih ada 10 perusahaan yang memberhentikan karyawannya. “Alasannya, karena jumlah produksi sedang menurun,” kata Purnomo.
Purnomo menambahkan, penurunan produksi ini diakibatkan stabilitas ekonomi yang sedang menurun. Dampaknya, proses eksport ke luar negeri juga menjadi turun drastis.
“Perusahaan sudah tidak melakukan belanja produksi, karena tingginya biaya,” ucapnya.
Pengurangan karyawan untuk satu perusahaan kata Purnomo, terjadi sekitar 100 orang. Artinya, kata dia, jika ada sepuluh perusahaan maka diperkirakan sudah ada 1.000 orang pekerja yang diberhentikan.

“Pihak perusahaan harus menyesuaikan produksi dengan jumlah karyawan yang ada,” ucapnya.
Dia menambahkan, untuk katagori perusahaan yang banyak mengurangi jumlah karyawannya adalah perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman. Sebagian perusahaan itu milik perusahaan asing yakni salah satunya asal negara Korea.
“Untuk jenis perusahaannya adalah mereka produksi makanan dan minuman,” ujarnya.
Perlu diketahui, saat ini di Kota Bekasi terdapat 1.229 perusahaan.
PHK Massal terjadi karena rupiah anjlok terhadap dollar AS. Rupiah anjlok karena orang yang jadi presiden tidak memiliki kemampuan untuk memimpin. Inilah pil sangat pahit yang harus ditelan bangsa ini gara-gara salah memilih presiden. 

0 Response to "Pil Pahit Akibat Salah Pilih Presiden , PHK Massal Sambangi Bekasi"

Posting Komentar