Tenaga kerja asing pulang besar-besaran?

Senin, 22 Februari 2016 / 17:42 WIB
JAKARTA. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengklaim tidak ada pemulangan Tenaga Kerja Asing (TKA) secara besar-besaran akibat lesunya perekonomian global dan terpuruknya harga minyak dunia. Saat ini, harga minyak dunia US$ 30 per barel memang tengah mengancam produsen minyak global karena pendapatan dan laba harus terpangkas.
Direktur Jenderal Penempatan dan Pembinaan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemnaker Heri Sudarmanto mengatakan, pulangnya tenaga kerja asing di perusahaan minyak dan gas tidak lain karena proyek yang dikerjakan telah selesai.
Menurut Heri, kontrak kerja TKA disektor migas di hulu biasanya dilakukan untuk sekali proyek. "Kemudian untuk operasional, dipindahtangankan ke pekerja dalam negeri," kata Heri, Senin (22/2).
Harga minyak dunia yang terus anjlok juga mempengaruhi sedikitnya TKA yang dipertahankan di dalam negeri. Hal tersebut dikarenakan ladang minyak yang tersedia dihentikan, sehingga aktivitas pengeboran turut berkurang.
Beberapa perusahaan yang mengurangi aktifitas pengeboran sehingga berdampak terhadap penggunaan TKA adalah Chevron. Namun, Heri sendiri juga mengatakan, untuk pekerja setingkat menager tidak ada pemulangan besar-besaran.

0 Response to "Tenaga kerja asing pulang besar-besaran?"

Posting Komentar