Diam-Diam NATO Kagumi Militer Rusia di Suriah


Jet-jet tempur Rusia dalam operasi udara di Suriah (Foto: Reuters)
Jet-jet tempur Rusia dalam operasi udara di Suriah (Foto: Reuters)
MOSKVA – Di balik sikap pertentangannya dengan Rusia, ternyata Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) diam-diam terkesan dan kagum dengan sejumlah operasi serangan udara Rusia di Suriah terhadap basis-basis organisasi teroris ISIS.
Publikasi tentang NATO yang angkat jempol buat sepak terjang Rusia itu, mencuat setelah sebuah bocoran dokumen diungkap media Jerman, Focus yang turut dikutip surat kabar harian Rusia, Kommersant.
“Empat puluh jet-jet Rusia terbang melancarkan 75 misi per 24 jamnya, setiap hari melakukan serangan terhadap ISIS,” sebut dokumen tersebut yang turut disitat RBTH, Kamis (10/3/2016).
Dokumen tersebut juga memaparkan perbandingan serangan udara Rusia dan NATO per harinya, di mana dalam sehari, NATO menerbangkan 180 jet tempur ke berbagai sasaran di Suriah, tapi hanya mengenai 20 target, dibandingkan 75 target yang dikenai Rusia.
Menilik superioritas Rusia di Suriah, tak lepas dari peranan teknologi militer dan data-data intelijen terpercaya yang didapat dari pihak militer Suriah rezim Presiden Bashar al-Assad.
“Moskva turut menempatkan empat jet (Sukhoi) Su-35 yang teknologinya melewati kebanyakan pesawat-pesawat tempur negara-negara barat,” timpal editorial dalam surat kabar Vzglyad.
“Moskva juga menggunakan informasi (intelijen) yang didapat dari militer Suriah, serta data dari agen rahasia Rusia yang secara rutin menginformasikan target-target penting dan strategis,” lanjutnya.

0 Response to "Diam-Diam NATO Kagumi Militer Rusia di Suriah"

Posting Komentar