10 Paket Ekonomi Jokowi Dikeluarkan, Perdagangan Luar Negeri Indonesia Masih Merosot di Januari 2016


Setelah dikeluarkannya 10 jilid paket kebijakan ekonomi pemerintahan Jokowi untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi dan setelah pemerintah menaikkan target pertumbuhan ekonomi lebih besar 5,3 % (dibanding hasil pertumbuhan 4.7 % di tahun 2015) harapan akan adanya perbaikan tumbuh.

Tetapi data Januari 2016 mengindikasikan perbaikan akan terjadi lebih lambat dan lebih sulit.

Berikut datanya:

EKSPOR: Setelah merosot sekitar 15% sepanjang tahun 2015, di Januari 2016 ekspor masih turun 11,8% menjadi USD 10,5 miliar dibanding Desember 2015 sebesar USD 11,89 miliar.

IMPOR: Impor sepanjang tahun 2015 turun 20,5 %. Di Januari 2016 Impor masih turun menjadi USD10,45 miliar dari Desember 2015 sebesar USD 12,08 miliar. Akibat turunnya nilai impor lebih besar dari turunnya nilai ekspor terjadilah surplus USD 50,6 miliar di bulan Januari 2016. Surplus dalam tren perdagangan menurun, khususnya menurunnya impor bahan penolong, komponen untuk produksi barang-barang yang akan diekspor membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan ekspor dan ekonomi ke depan.

Pendapatan ekspor sangat dibutuhkan Indonesia untuk memperkuat cadangan devisa yang menopang nilai rupiah dan untuk membayar utang luar negeri yang terus meningkat.

Paket kebijakan perbaikan ekonomi yang berjilid-jilid itu tidak bisa memperbaiki nilai komoditi ekspor kita yang terus turun harganya karena faktor permintaan luar negeri dan tidak bisa mengatasi kenaikan biaya bahan penolong industri yang naik karena terus rendahnya nilai rupiah terhadap dolar (di sekitar Rp 13,500/dolar).

Dari pada menambah terus jilid paket kebijakan, lebih baik memperbaiki koordinasi antara kementerian, lembaga negara yang membuat petunjuk pelaksanaan bagi beroperasi paket kebijakan.

Optimisme hanya bisa dibangun dengan bukti-bukti nyata adanya perbaikan dan tidak bisa dibangun hanya dengan pernyataan-pernyataan positif tentang adanya usaha perbaikan yang tidak ada faktanya.

Sumber Data: Badan Pusat Statistik

0 Response to "10 Paket Ekonomi Jokowi Dikeluarkan, Perdagangan Luar Negeri Indonesia Masih Merosot di Januari 2016"

Posting Komentar